Herr Vogel, 51, Steuerberater
Die Summen, die da fließen, sind kaum nachvollziehbar. Tablets für alle, aber keine guten Lehrkräfte? Ich finde, hier wird Geld verschwendet, das an anderer Stelle dringend fehlt.
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Bapak Vogel, 51, konsultan pajak: Jumlah uang yang dikeluarkan sulit dipahami. Tablet untuk semua, tapi tidak ada guru yang baik? Menurut saya, uang dihambur-hamburkan di sini, padahal sangat dibutuhkan di tempat lain.
Frau Park, 33, Informatiklehrerin
Digitalisierung ist keine Verschwendung, sondern eine Investition in die Zukunft unserer Kinder. Ohne moderne Geräte sind wir bald nicht mehr konkurrenzfähig.
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Ibu Park, 33, guru Informatika: Digitalisasi bukan pemborosan, melainkan investasi untuk masa depan anak-anak kita. Tanpa peralatan modern, kita akan segera tidak kompetitif.
Sami, 19, Abiturient
An meiner alten Schule liegen die meisten Tablets ungenutzt in der Ecke. Solange die Lehrkräfte nicht wissen, wie man damit unterrichtet, ist jedes neue Gerät zu viel Geld.
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Sami, 19, lulusan SMA: Di sekolah lama saya, sebagian besar tablet tergeletak tidak terpakai di pojok. Selama guru tidak tahu cara menggunakannya untuk mengajar, setiap perangkat baru terlalu mahal.
Frau Wagner, 44, Mutter
Mein Sohn nutzt die Tablets in der Schule jeden Tag und arbeitet viel produktiver als früher mit Heft und Stift. Ich finde, das Geld ist gut angelegt.
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Ibu Wagner, 44, ibu siswa: Anak saya menggunakan tablet di sekolah setiap hari dan bekerja jauh lebih produktif daripada dulu dengan buku dan pena. Menurut saya, uang itu digunakan dengan baik.
Herr Kovac, 60, Schulhausmeister
Mich ärgert vor allem, dass wir teure Geräte kaufen, aber kein Personal haben, das sie wartet. Erst Hardware, dann Lehrer und Technik — diese Reihenfolge ist falsch.
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Bapak Kovac, 60, penjaga sekolah: Yang membuat saya kesal adalah kami membeli perangkat mahal, tapi tidak punya staf untuk merawatnya. Pertama hardware, baru guru dan teknisi — urutan ini salah.
Linda, 17, Schülerin
Für mich macht die Digitalisierung den Unterricht spannender. Wir machen Videos, Präsentationen und Recherchen. Mehr davon, gern auch mit mehr Geld!
🇮🇩 Lihat terjemahan (Bahasa Indonesia)▼
Linda, 17, pelajar: Bagi saya, digitalisasi membuat pelajaran lebih seru. Kami membuat video, presentasi, dan riset. Saya ingin lebih banyak lagi, bahkan dengan anggaran lebih besar!